Rencana Penyelamatan Wanita Hamil yang Hendak Lompat dari JPO di Jakbar

Jakarta

Seorang wanita dengan tengah hamil 2 bulan diduga hendak bunuh diri dengan melompat dari JPO di Jakarta Barat pada Senin lalu. Kapolsek Tambora Kompol Faruk Rozi mengatakan ikatan wanita berinisial CM (23) tersebut sedang tidak harmonis dengan suaminya sehingga membuatnya stress.

“Hubungannya dia dengan suami tersebut kurang bagus, karena suaminya ada di Tegal, mungkin karena penuh pikiran, ” ujar Faruk kala dihubungi detikcom , Rabu (11/11/2020).

Pemeriksaan bunuh diri itu dilakukan CM di JPO sekitar Jalan Latumenten, Tambora, Jakarta Barat, Senin (10/11) sore. Saat itu, personel Polsek Tambora yang sedang melaksanakan perlindungan unjuk rasa, melihat CM yang terlihat linglung di atas JPO.

“Dia seperti kebingungan di atas, kemudian dia sempat menghasilkan sandalnya (jatuh), belum melompat, ” kata Faruk.

Personel Polsek Tambora pun membujuk CM untuk mengurungkan niatnya melompat lantaran JPO. “Kita langsung datangi, langsung kita bujuk untuk turun, ” imbuh Faruk.

CM pun berhasil dibujuk. Kemudian polisi membawa CM ke Polsek Tambora.

Setelah diselidiki, kata Faruk, CM datang ke Jakarta dari Tegal pada tanggal 5 November 2020. Ia ke Jakarta tak pamit dengan suaminya.

“Dia datang ke Jakarta nggak izin sama suami pertalian sirinya, dia tujuannya menemui ibunya yang ada di Kemandoran, Palmerah, Jakarta Barat. Dia diming-imingi order juga jadi buruh, ” ucap Faruk.

CM diiming-imingi menjadi buruh oleh temannya. Simak di halaman berikutnya