Memakai Rompi Pink, Ini Foto Pinangki Dipindahkan Saat Kebakaran Kejagung

Jakarta

Geger kebakaran yang menghanguskan seluruh bagian gedung utama Kejaksaan Agung (Kejagung) masih menyisakan rencana. Salah satunya perihal evakuasi tahanan yang sempat dikhawatirkan meski lokasinya cukup jauh dari sumber elektrik.

Kebakaran di Kejagung terjadi pada Sabtu, 22 Agustus malam. Api merambat cepat daripada satu lantai ke lantai asing di gedung utama saat itu. Meski posisi rumah tahanan (Rutan) Salemba cabang Kejagung agak jauh tetapi para tahanan saat tersebut dievakuasi.

Total era itu disebutkan ada 25 karakter tahanan di rutan itu yang dipindahkan ke rutan di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kejari Jaksel). Salah seorang tahanan yang dipindahkan yaitu Pinangki Sirna Malasari.

Pinangki merupakan jaksa yang terlibat kasus suap Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra. Kala itu Pinangki turut dievakuasi. Kebakaran era itu berlangsung hingga keesokan harinya atau Minggu, 23 Agustus 2020.

Sepekan berlalu, detikcom memperoleh foto Pinangki yang diduga masa itu hendak dibawa lagi ke Kejagung bersama tahanan lain. Foto itu menampilkan Pinangki dari kecil. Dia terlihat mengenakan rompi benduan warna pink.

Di sampingnya tampak seorang pria bertubuh gempal mengiringi Pinangki. Dalam foto itu terlihat pula mobil benduan yang bagian pintu belakangnya telah terbuka.

Belum diketahui pasti detail peristiwa ini namun menurut sumber detikcom di Kejagung menuturkan bila seluruh tahanan dibawa menggunakan 2 mobil tahanan. Pinangki satu-satunya perempuan dari rombongan tahanan itu.

Perihal pemindahan tahanan itu sudah disampaikan Hari Setiyono sebagai Kepala Pusat Penerangan Lembaga (Kapuspenkum) Kejagung pekan lalu. Dia mengatakan pemindahan tahanan dari Kejari Jaksel ke Kejagung berlangsung sore hari.

“Jika sungguh sudah memenuhi syarat, maka pelaksanaannya direncanakan dilaksanakan pada sore hari ini, ” ujar Hari, Minggu (23/8/2020).

“Kita seluruh tahu sekarang kondisinya sudah pas bagus, udara cukup bagus, sebetulnya saya melihat Direktur Penuntutan hendak mengembalikan tahanan itu dari Rutan Salemba cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, kembali ke Rutan Salemba cabang Kejaksaan Agung, ” tambahan Hari.

(dhn/rfs)