Komite IX DPR Usul Aparat Patokan di Tempat Wisata Ditambah Saat Libur Panjang

Jakarta

Di akhir Oktober 2020 nanti, hendak ada libur panjang. Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan protokol kesehatan adalah kunci pencegahan penyaluran kasus COVID-19.

“Saat ini dalam berbagai momentum apapun khususnya saat long weekend minggu depan pelaksanaan protokol kesehatan secara disiplin menjadi kunci pencegahan penyebaran virus COVID-19, ” kata Melkiades kepada wartawan, Rabu (21/10/2020).

Melkiades meminta pemerintah menambah jumlah aparat penegak hukum yang bertugas mengawasi penerapan protokol kesehatan saat libur panjang. Khususnya, di wadah keramaian, seperti tempat wisata dan transportasi umum.

“Perlu (ditambah). Penambahan aparat hukum pengawas aturan kesehatan di pusat-pusat kegiatan pariwisata juga di bandara dan wadah transportasi umum lainnya, ” ujarnya.

Lebih lanjut, Melkiades pun mengimbau pemerintah agar langsung memastikan pelaksanaan protokol kesehatan efektif dilakukan masyarakat. Ia juga menekankan kewajiban untuk mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker (3M).

“Memakai masker, melindungi jarak, dan mencuci tangan diperkirakan berjalan dengan baik di lapangan saat long weekend nanti, ” tuturnya.

Seperti diketahui, negeri telah menetapkan cuti bersama pada 28 dan 30 Oktober. Dua tanggal cuti bersama itu mencantumkan tanggal merah peringatan Maulid Rasul Muhammad SAW yang jatuh pada 29 Oktober. Kebijakan cuti bersama ini ini diatur dalam Keputusan Presiden Nomor 17 tahun 2020.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga mewanti-wanti jangan sampai libur panjang berdampak pada kenaikan kasus Corona di Indonesia. Jokowi mengingatkan soal long weekend pada Agustus 2020 yang mengakibatkan kasus Corona meningkat.

“Ratas hari ini kita berbicara antisipasi penyebaran COVID berkaitan dengan libur lama di akhir Oktober 2020. Mengingat kita punya pengalaman kemarin libur panjang 1, 5 bulan yang lalu, setelah itu terjadi kemajuan agak tinggi, ” kata Jokowi di akun YouTube Sekretariat Presiden, Senin (19/10).

(hel/eva)