Bawa Polri Usut Kebakaran Gedung Kejagung, ICW Minta KPK Dilibatkan

Jakarta

Indonesia Corruption Watch (ICW) mendukung langkah kepolisian mengusut peristiwa terbakarnya gedung istimewa Kejaksaan Agung (Kejagung) RI. ICW mengusulkan agar polisi melibatkan KPK.

“ICW mendukung kelakuan kepolisian untuk mengusut tuntas kejadian terbakarnya gedung Kejaksaan Agung. Makin ICW mengusulkan agar kepolisian dapat membentuk tim gabungan dengan mengajak KPK untuk menindaklanjuti temuan-temuan atas kasus tersebut, ” kata pengkaji ICW Kurnia Ramadhana dalam keterangan tertulisnya, Jumat (18/9/2020).

Kurnia menilai, dalam mengusut kesimpulan di balik terbakarnya gedung Kejagung, penting melibatkan KPK. Sebab, menurutnya, saat ini Kejagung tengah serupa mengusut perkara dugaan korupsi dengan menjerat jaksa Pinangki Sirna Malasari.

“Yang mana timbul sangkaan di tengah publik bahwa tersedia beberapa barang bukti dalam urusan itu yang ikut dilahap sinar. Sebagai contoh CCTV di ruangan jaksa Pinangki, ” ucap Kurnia.

Pengkaji ICW Kurnia Ramadhana (Sachril Agustin Berutu/detikcom)

Patuh Kurnia, penting ditegaskan bahwa membongkar praktik kejahatan tidak hanya bertopang pada tersedianya dokumen penanganan tentang. Tapi, kata dia, alat data lain juga tak kalah istimewa.

“Jika memang terlihat ada pihak atau kelompok tertentu yang sengaja membakar gedung Kejaksaan Agung untuk menghambat penanganan kejadian tersebut, KPK dapat menjerat secara Pasal 21 UU Tipikor secara ancaman 12 tahun penjara, ” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, Bareskrim Polri menduga ada unsur pidana di balik kebakaran gedung Kejagung beberapa waktu lalu. Polri masih melakukan penyelidikan lebih tinggi. Sudah ada 131 saksi dengan diperiksa terkait kejadian tersebut.

“Dari beberapa temuan pada TKP serta olah TKP oleh rekan-rekan Puslabfor menggunakan instrumen beserta pemeriksaan 131 saksi dan kurang yang sedang, kemudian mendapatkan keterangan-keterangan yang kita butuhkan, maka perkara yang terjadi, sementara penyidik berkesimpulan terdapat dugaan peristiwa pidana, ” kata Kepala Bareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo di gedung Bareskrim, Jakarta, Kamis (17/9).

Kebakaran gedung utama Kejagung terjadi pada Sabtu (22/8) suangi. Asal api diduga dari dasar 6 dan menjalar ke segenap isi gedung. Polri bersama Kejagung membentuk tim untuk mengungkap kasus kebakaran gedung utama Kejagung.

(fas/ibh)